• RSS
  • Delicious
  • Facebook
  • Twitter

Top Popular Posting

Jadwal Dakwah Aagym YM
Tugas Kuliyah BSI
Masiv Az-Zikra The News

All Posting

Category

Blogumulus by Roy Tanck and @Dangstars Distributed by Vulkanisir Online

All Visitor

Priview

free counters

wibiya widget

Blogger Widgets Blogger Widgets
close
close
#
Diberdayakan oleh Blogger.

The News

Translate Language

Share & Like yaa

Follow Blog Saya

My Facebook

Category

Tugas Kuliah BSI

Semester 1, 2, 3, 4, 5, 6 .. untuk melihat klik gambar

Buku - buku Ustadz Arifin

Mutiara Hikmah Facebook, The Miracle Of Dzikit, 4 Zikir Superdahsyat, 10 Zikir Pilihan Rekomendasi Rosulullah, dll. (Klik gambar lihat selengkapnya)

Cerita Islami

Cerita cerita Islami, Tips tips Islami, Hikmah hikmah, belajar Islam ..... (Klik gambar lihat selengkapnya)

Download Movie Animation

Download film movie kartun seperti Kungfu Panda, Madagascar, Ice Age ... ( untuk selengkapnya klik gambarnnya)

Tugas Kuliah BSI

Semester 1, 2, 3, 4, 5, 6 .. untuk melihat klik gambar

banner dakwah

Tampilkan postingan dengan label Islamic. Tampilkan semua postingan


Jika Yesus Adalah Tuhan, Maka Adam Adalah Tuhan Yang Lebih Hebat Lagi


.



Patrick.. Pemuda Eropa Masuk Islam dalam sebuah Diskusi Agama di Televisi
Dalam sesi tanya jawab Patrick bertanya kepada Dr.Zakir Naik :

"Kenapa Muslim tidak percaya bahwa Yesus adalah anak tuhan,
jika manusia lahir dengan keberadaan ayah dan ibu maka Dia (Yesus) lahir hanya dengan ibu saja, jadi kenapa dia tidak bisa disebut sebagai anak tuhan?

Doktor Zakir Naik menjawab :
Saudara Patrick, pertanyaan anda sangat bagus, ini pertanyaan penting...

Kami muslim tidak ada persoalan apapun dengan proses kelahiran Yesus/Isa yang lahir dari rahim seorang wanita perawan...

Jika saja anda memperhatikan konteks di dalam bible, 'Anak Tuhan' yang dimaksud bukanlah seperti yang anda pahami..

Jika anda membaca bible, disana dikatakan Adam adalah anak tuhan, Efraim adalah anak tuhan, Yesus adalah anak tuhan..

”.. Aku akan memimpin mereka ke sungai-sungai, dijalan yang rata, dimana mereka tidak akan tersandung sebab Aku talah menjadi bapa israel. Efraim adalah anak sulungku” [Jeremia 31:9]

”Anak Eros, anak Set, anak Adam, Anak Allah” [Lukas 3:38]
”Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka itu akan disebut anak-anak Allah” [Matius 5:9]

Dan jika anda melihat BAB Roma ayat 8 :
”Semua orang yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah”

Saya tidak ada masalah sama sekali dengan hal tersebut, namun hingga hari ini masih terjadi kesalahpahaman, Jika anda menyebutkan semua manusia adalah anak tuhan (dipelihara oleh tuhan) saya tidak masalah..

Saya akan mengutip satu ayat yang amat sangat penting bagi kristiani :
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal" [Yohanes 3:16]

Jika anda mengikuti sejarah bible, tidak kurang dari 50 pakar bible yang mengatakan bahwa ayat ini telah diubah, diganti, diedit, direvisi..

Siapa yg mengatakan? bukan Muslim Bukan Hindu, tapi para sarjana dan pakar sarjana kristiani! merekalah yang mengatakan bahwa ayat ini telah diubah, diganti, diedit, direvisi dan dirusak..

Jadi.. jika anda mengatakan Yesus adalah anak tuhan seperti juga adam, Efraim, saya tidak masalah..

Masalahnya adalah ketika anda mengatakan yesus adalah satu-satunya anak tuhan padahal alkitab tidak berkata seperti itu..

Dan Al-Quran membela Yesus dalam surat Ali Imran Ayat 59 :
"Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam, Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia"

Jadi jika anda katakan bahwa Yesus adalah TUHAN karena dia tidak memiliki ayah.. Maka Adam adalah TUHAN yang lebih hebat karena bukan saja tidak memiliki ayah namun juga tidak memiliki ibu!

Dan jika anda percaya bahwa Yesus adalah ANAK TUHAN karena tidak memiliki ayah.. Maka anda juga harus percaya bahwa adam adalah ANAK TUHAN yang lebih hebat lagi, karena tidak memiliki ibu!

Jika anda tidak keberatan dengan pernyataan saya, maka anda harus mengakui bahwa anda telah salah dalam memahami konteks ayat pada bible...

Pada bagian ini Patrick pun bertepuk tangan karena kagum dengan jawaban Doktor Zakir Naik...

Pada bagian sesi akhir acara, Patrick pun mengucap dua kalimat syahadat di depan puluhan ribu audiens yang hadir,...



Anda tidak percaya Zakir Naik dan Ahmed Deedat (Guru Zakir Naik) mampu membuat para pendeta terdiam dan kebingungan di hadapan ratusan ribu orang?

Saksikan sendiri bagaimana kedua Da'i ini memberikan logika-logika dan jawaban-jawaban cerdas dan hikmah tentang Islam kepada Para Pendeta dan Akademisi Kristen,
Hingga sekarang, video-video Ahmed Deedat-Zakir Naik sudah membuat Jutaan Jemaat Kristen kecewa dengan Pendetanya sendiri yang ternyata tidak paham dengan isi kitab mereka sendiri,

Ahmed Deedat dan Zakir Naik sukses besar membuka kedok para pendeta yang ternyata hanya menyebarkan ajaran-ajaran Dogma Gereja dan menipu penganut kristen diseluruh dunia,

Dan Alhamdulillah, Jutaan Kristen masuk islam!

Sumber : facebook





Masiv Web Ust Arifin Opick d'Masiv @mamangsuryadi Mamang Suryadi



Hukum dan Keutamaan Puasa
Pada Tanggal 9 dan 10 atau 10 & 11
di Bulan Muharram


























Puasa Yang Utama Selain Puasa Ramadhan

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
  
“Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah (puasa) di bulan Allah (bulan) Muharram, dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib (lima waktu) adalah shalat malam.“ (HR. Muslim (no. 1163)).
  
Hadits yang mulia ini menunjukkan dianjurkannya berpuasa pada bulan Muharram, bahkan puasa di bulan ini lebih utama dibandingkan bulan-bulan lainnya, setelah bulan Ramadhan (Lihat keterangan Syeikh Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin dalam Syarhu Riyadhis Shalihin (3/341)).





Mutiara hikmah yang dapat kita petik
dari hadits ini:






Fadilah Puasa 10 Muharram

- Puasa yang paling utama dilakukan pada bulan Muharram adalah puasa ‘Aasyuura’ (puasa pada tanggal 10 Muharram), karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukannya dan memerintahkan para sahabat radhiyallahu ‘anhum untuk melakukannya (HR. al-Bukhari (no. 1900) dan Muslim (1130)), dan ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang keutamaannya beliau bersabda,
   
“Puasa ini menggugurkan (dosa-dosa) di tahun yang lalu“(HR. Muslim (no. 1162)).







Alasan Puasa 9 dan 10 Muharram

- Lebih utama lagi jika puasa tanggal 10 Muharram digandengankan dengan puasa tanggal 9 Muharram, dalam rangka menyelisihi orang-orang Yahudi dan Nashrani, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika disampaikan kepada beliau bahwa tanggal 10 Muharram adalah hari yang diagungkan orang-orang Yahudi dan Nashrani, maka beliau bersabda,
  
“Kalau aku masih hidup tahun depan, maka sungguh aku akan berpuasa pada tanggal 9 Muharram (bersama 10 Muharram).” (HR. Muslim (no. 1134)).






Alasan Puasa pada Tanggal 11 Muharram
itu Lemah Sanadnya

- Adapun hadits,
 “Berpuasalah pada hari ‘Aasyuura’ dan selisihilah orang-orang Yahudi, berpuasalah sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya.“( HR. Ahmad (1/241), al-Baihaqi (no. 8189) dll, dalam sanadnya ada perawi yang bernama Muhammad bin Abdurrahman bin Abi Laila, dan dia  sangat buruk hafalannya (lihat Taqriibut Tahdziib hal. 493). Oleh karena itu syaikh al-Albani menyatakan hadits ini lemah dalam Dha’iful Jaami’ (no. 3506)), maka hadits ini lemah sanadnya dan tidak bisa dijadikan sebagai sandaran dianjurkannya berpuasa pada tanggal 11 Muharram (Lihat kitab Bahjatun Nazhirin (2/385)).
  
- Sebagian ulama ada yang berpendapat di-makruh-kannya (tidak disukainya) berpuasa pada tanggal 10 Muharram saja, karena menyerupai orang-orang Yahudi, tapi ulama lain membolehkannya meskipun pahalanya tidak sesempurna jika digandengkan dengan puasa sehari sebelumnya (Lihat keterangan Syeikh Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin dalam as-Syarhul Mumti’ (3/101-102)).







Alasan Anjuran Puasa 9 dan 10 Muharram

- Sebab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan puasa tanggal 10 Muharram adalah karena pada hari itulah Allah Ta’ala menyelamatkan Nabi Musa álaihis salam dan umatnya, serta menenggelamkan Fir’aun dan bala tentaranya, maka Nabi  Musa ‘alaihis salam pun berpuasa pada hari itu sebagai rasa syukur kepada-Nya, dan ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendengar orang-orang Yahudi berpuasa pada hari itu karena alasan ini, maka beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Kita lebih berhak (untuk mengikuti) Nabi Musa ‘alaihis salam daripada mereka“ (Semua ini disebutkan dalam HSR al-Bukhari (3216) dan Muslim (1130)). Kemudian untuk menyelisihi perbuatan orang-orang Yahudi, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan untuk berpuasa tanggal 9 dan 10 Muharram (Lihat keterangan syaikh Muhammad al-Utsaimin dalam Syarhu Riyadhis Shalihin (3/412)).
   
- Hadits ini juga menunjukkan bahwa shalat malam adalah shalat yang paling besar keutamaannya setelah shalat wajib yang lima waktu (Lihat kitab Bahjatun Nazhirin (2/329)).
Sumber : muslim





Masiv Web Ust Arifin Opick d'Masiv @mamangsuryadi Mamang Suryadi


Imam Besar Katolik Ortodok Mengemukakan Ketakjubannya Akan Islam






JAKARTA (Arrahmah.com) - Kembali dunia maya dihiasi kekaguman manusia akan indahnya Islam. Kali ini rasa takjub akan kebesaran Rahmaan dan Rahiim Allah subhanahu wata’ala yang telah menghadirkan damainya Islam di muka bumi diucapkan oleh seorang Imam Besar Katolik Ortodok Dimitriv Smirnov. Berikut pernyataan Dimitriv yang terdokumentasi dalam video Youtube-nya yang tersebar secara viral melalui Whatsapp pada Kamis (9/10/2014).

Dimitriv Smirnov yang berbicara di hadapan ratusan jemaatnya mengatakan bahwa masa depan Rusia akan menjadi milik pemeluk Islam, seperti dikutip dari The World Buletin News-Rusia.

“Kalian lihat..ketika Ummat Islam merayakan hari besar keagamaannya, tidak satu pun orang yang berani melewati mereka karena di seluruh dunia di masjid-masjid dan jalan-jalan kota dipadati jutaan ribu Ummat Islam yang sedang bersujud kepada Tuhannya.

Saksikanlah…barisan juta umat manusia yang beribadah dengan sangat teratur dan mengikuti shaf mereka masing-masing dan hal itu tidak perlu diajarkan. Mereka berbaris dengan tertib tanpa harus diperintah.

Lalu apakah kalian melihat pemeluk kristen seluruh dunia bisa beribadah bersama? Dan hal itu tidak ada dalam kristen…kalian tidak akan pernah melihatnya.

Lihatlah mereka..orang Muslim kerap membantu dengan sukarela tanpa berharap imbalan tapi pemeluk kristen malah sebaliknya.

Kalian tanyakan pada wanita tua itu (sambil menunjuk wanita yang lumpuh yang berada di gerejanya). Menurut wanita tua itu seorang pengemudi Muslim sering menyediakan jasa transportasinya untuk mengantarnya ke gereja di Mokswa.

Dan tiap wanita tua itu ingin memberinya upah tapi pengemudi Muslim selalu menolaknya dengan alasan bahwa Islam melarang mengambil upah pada wanita lansia, jompo, dhuafa dan anak-anak yatim di berbagai panti dan yayasan.

Dengarkanlah persaksiannya…padahal wanita tua itu bukan ibu atau kerabatnya. Tapi pengemudi Muslim mengatakan dalam Islam wajib menghormati orang yang lebih tua apalagi orang tua yang lemah dan tak berdaya tersebut.

Keikhlasan pribadi pengemudi Muslim tersebut tidak ditemukan di antara pemeluk kristen yang [digembar-gemborkan] mengajarkan kasih..tapi pengemudi kristen dengan penuh belas kasih tidak meminta upah atas jasa transportasinya pada wanita tua itu. Ia mengatakan layak mendapat upah karena itu adalah profesinya sebagai jasa transportasinya, tapi bukan sebagai seorang Muslim yang wajib menolong sesamanya.

Seorang Muslim justru lebih dekat dengan sang mesiah tapi orang kristen hanya ingin uang. Apakah kalian tidak merasakan itu?

Seagaimana dalam prosesi penebusan dosa, siapa aja harus membayar pada pendetamu entah itu miskin atau manula wajib memaharkannya sebagai ritual pengampunan dosa.”
Ratusan jemaat yang mengikuti misa imam besarnya hanya terdiam dan merenung. Dimitriv pun melanjutkan ceramahnya.

“Saksikan juga…seorang Muslim tidak tertarik untuk mengambil upah dari orang-orang lansia. Mereka begitu ikhlas dengan sukarela membawakan barang-barang serta belanjaan wanita tua itu…sampai sang wanita tua itu hendak berdoa ke gereja sang pengemudi Muslim setia mengantar jemput wanita tua itu.

Inilah mengapa saya mngatakan masa depan Rusia akan didominasi pemeluk Islam dan negeri ini akan menjadi milik Islam. Kalian lihat pribadi yang berbudi luhur dan santun mampu mmbuat dunia tercengang ternyata akhlak Muslim lebih mulia daripada jemaat kristen.

Kalian mendengar bahwa Islam dituduhkan sebagai agama teroris tapi itu hanya isu belaka yang pada kenyataannya Ummat Islam lebih mngedepankan tata krama serta kesopanan.

Walau mereka difitnah sebagai teroris tetapi populasi jumlah muallaf di Eropa dan Rusia makin ramai berdatangan ke tempat ibadah orang Muslim untuk memeluk Islam. Itu karena para muallaf tahu betul bahwa Islam tidak sekejam yang dunia tuduhkan.

Sekarang dan selamanya, masa depan Rusia akan dimiliki Ummat Islam. Masa depan adalah kembalinya kejayaan Islam. Lihatlah populasi Muslim di Rusia telah berjumlah 23 juta dan pemeluk kristen mngalami penurunan menjadi 18 juta lalu sisa yang lainnya masih tetap komunis.

Ini sebuah fakta bahwa Islam sekarang menjadi agama terbesar di Rusia. Di utara bekas pecahan negara uni soviet mayoritas penduduknya Muslim yaitu republik Chechnya, Tarjikistan, Kajakhstan, Uzbeckistan dan Dagestan. Lalu Ummat Islam juga telah menjamah kota-kota besar Rusia termasuk Moskwa.”
Imam besar Dimitriv mengakhiri khutbahnya dan turun dari mimbarnya dengan mata yang berair. Sementara para jemaatnya masih trpaku dan haru. Mereka tidak mnyangka seorang imam besar katolik bisa mengagungkan orang Muslim. Sebagian jemaat ada yang menangis melihat bagaimana ajaran Islam ternyata begitu berbudi luhur dan tidak layak di sebut “teroris”.

Maka Allah yang mahamembolak-balikkan hati, teguhkanlah hati kami dan mereka yang mencari hidayah-Mu di atas Diin yang lurus ini. Aammiin.
Sumber : arrahmah



Masiv Web Ust Arifin Opick d'Masiv @mamangsuryadi Mamang Suryadi


Aqiqah Dulu ? apa Qurban Dulu ?





Assalamu’alaikum wr.wb.


USTADZ, mau tanya boleh tidak jika kita belum aqiqah tapi kita berqurban, bagaimana hukumnya ustadz? Terimakasih

Wassalam

RIBUTWAHONO WAHYU ANDRIANTO

Wa’alikumsalam wr.wb : jawaban oleh ustadz Atik Fikri Ilyas MA

Untuk menjawab pertanyaan saudara, ada beberapa hal yang perlu dipahami.

Pertama, hukum aqiqah adalah sunnah mu’akkadah dan terkait dengan kelahiran anak, sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah swt, Adapun qurban adalah ibadah terkait dengan hari idul adha sebagai amalan sunnah mu’akkadah, untuk meneladani sunnah Nabi Ibrahim as.

Kedua, memang kedua ibadah tersebut jika dilihat dari bentuk dan tata cara aplikasinya hampir sama, yaitu dengan menyembelih hewan. Jika aqiqah hanya kambing (dan dianjurkan anak laki-laki dua ekor dan anak perempuan satu ekor), sementara qurban, di samping kambing, juga dibolehkan sapi, kerbau atau unta. Selain kekuatan hukum yang sama, ketentuan lain yang sama adalah terkait dengan syarat-syarat hewan yang akan disembelih. Pembagian hewan yang berbeda, jika aqiqah disunnahkan dalam kondisi telah dimasak, sementara qurban disunnahkan masih mentah (belum dimasak).

Ketiga, kedua ibadah ini menjadi berbeda, dan tidak dapat salah satu dan yang lain saling menggantikan, menurut jumhur ulama karena sebab, waktu, dan tuntutan penunaiannya adalah berbeda. Pelaksanaan aqiqah disarankan oleh Rasul saw pada tanggal 7, 14, 21, dan seterusnya, atau sesuai dengan waktu yang mudah bagi seseorang dan sesuai dengan kemampuan. Aqiqah waktunya lebih luas (muwassa’). Sementara ibadah qurban waktunya telah ditentukan syari’at dan terbatas (mudhayaq), yaitu harus dilaksanakan pada tanggal 10-14 Dzulhijjah.

Keempat, karena itu, melihat keutamaan ibadah qurban, dan karena waktu yang terbatas diperbolehkan mendahulukan ibadah qurban –meski belum aqiqah—karena aqiqah dapat dilaksanakan di sepanjang tahun, bahkan pada tahun-tahun berikutnya. Bahkan karena saking utamanya qurban, imam Abu hatim dan Imam Ahmad membolehkan berhutang terlebih dahulu demi untuk dapat berqurban. Terlebih jika kondisi belum aqiqah adalah telah berusia dewasa, karena hal ini masih diperselisihkan ulama. Mengingat aqiqah adalah penyembelihan hewan ketika masih usia anak-anak, dan jika telah dewasa ada beberapa ulama yang menyatakan gugur sunnah aqiqah, dan ada pula yang menyatakan jika mampu tetap disunnahkan melaksanakan aqiqah. Intinya, tidak ada ketentuan dalam syari’at bahwa pelaksanaan ibadah qurban harus bagi orang yang telah melaksanakan aqiqah.

Kelima, dan jika penyembelihan qurban dengan diniatkan dua ibadah, yaitu aqiqah dan qurban, maka tidak diperkenankan. Karena masing-masing ibadah ini berdiri sendiri (maqshudah lidzatiha). Demikian pendapat para ulama, di antaranya mazhab Syafi’I, mazhab Maliki, imam al-Haitami, juga pendapat Syaikh Al Bani.

Wallauh’alam. []




Masiv Web Ust Arifin Opick d'Masiv @mamangsuryadi Mamang Suryadi


Ungkapan Dzikir "SubhanAllah" Sering Tertukar Dengan Ungkapan "Masya Allah"




Jazaakumullah INILAH ISLAM, izinkan abang share tentang "Kapan mengucapkan SUBHANALLAH dan kapan mengucapkan MASYA ALLAH".


Ungkapan dzikir atau kalimah thayyibah "Subhanallah" sering tertukar dengan ungkapan "Masya Allah". Ucapkan "Masya Allah" kalau kita merasa kagum. Ucapkan "Subhanallah" jika melihat keburukan! SELAMA ini kaum Muslim sering “salah kaprah” dalam mengucapkan Subhanallah (Mahasuci Allah), tertukar dengan ungkapan Masya Allah (Itu terjadi atas kehendak Allah). Kalau kita takjub, kagum, atau mendengar hal baik dan melihat hal indah, biasanya kita mengatakan Subhanallah. Padahal, seharusnya kita mengucapkan Masya Allah yang bermakna “hal itu terjadi atas kehendak Allah”.

Ungkapan Subhanallah tepatnya digunakan untuk mengungkapkan “ketidaksetujuan atas sesuatu”. Misalnya, begitu mendengar ada keburukan, kejahatan, atau kemaksiatan, kita katakan Subhanallah (Mahasuci Allah dari keburukan demikian). Ucapan Masya Allah. Masya Allah artinya “Allah telah berkehendak akan hal itu”.Ungkapan kekaguman kepada Allah dan ciptaan-Nya yang indah lagi baik. Menyatakan “semua itu terjadi atas kehendak Allah”.

Masya Allah diucapkan bila seseorang melihat hal yang baik dan indah. Ekspresi penghargaan sekaligus pengingat bahwa semua itu bisa terjadi hanya karena kehendak-Nya. “Dan mengapa kamu tidak mengucapkan tatkala kamu memasuki kebunmu “Maasya Allah laa quwwata illa billah” (sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Sekiranya kamu anggap aku lebih sedikit darimu dalam hal harta dan keturunan?” (QS. Al-Kahfi: 39).

Ucapan Subhanallah. Saat mendengar atau melihat hal buruk/jelek, ucapkan Subhanallah sebagai penegasan: "Allah Mahasuci dari keburukan tersebut". Dari Abu Hurairah, ia berkata: “Suatu hari aku berjunub dan aku melihat Rasulullah Saw berjalan bersama para sahabat, lalu aku menjauhi mereka dan pulang untuk mandi junub.

Setelah itu aku datang menemui Rasulullah Saw. Beliau bersabda :‘Wahai Abu Hurairah, mengapakah engkau malah pergi ketika kami muncul?’ Aku menjawab: ‘Wahai Rasululla , aku kotor (dalam keadaan junub) dan aku tidak nyaman untuk bertemu kalian dalam keadaan junub. Rasulullah Saw bersabda:Subhanallah, sesungguhnya mukmin tidak najis” (HR. Tirmizi). “Sesungguhnya mukmin tidak najis” maksudnya, keadaan junub jangan menjadi halangan untuk bertemu sesama Muslim. Dalam Al-Quran, ungkapan Subhanallah digunakan dalam menyucikan Allah dari hal yang tak pantas (hal buruk), misalnya: “Mahasuci Allah dari mempunyai anak, dari apa yang mereka sifatkan, mereka persekutukan”, juga digunakan untuk mengungkapkan keberlepasan diri dari hal menjijikkan semacam syirik." (QS. 40-41).

Jadi, kesimpulannya, ungkapan Subhanallah dianjurkan setiap kali seseorang melihat sesuatu yang tidak baik, bukan yang baik-baik atau keindahan. Dengan ucapan itu, kita menegaskan bahwa Allah Swt Mahasuci dari semua keburukan tersebut. Masya Allah diucapkan bila seseorang melihat yang indah, indah karena keindahan atas kuasa dan kehendak Allah Ta'ala.

Lalu, apakah kita berdosa karena mengucapkan Subhanallah, padahal seharusnya Masya Allah dan sebalinya? Insya Allah tidak. Allah Maha Mengerti maksud perkataan hamba-Nya. Hanya saja, setelah tahu, mari kita ungkapkan dengan tepat antara Subhanallah dan Masya Allah. Wallahu a’lam bish-shawabi.



Masiv Web Ust Arifin Opick d'Masiv @mamangsuryadi Mamang Suryadi



Masiv Web Ust Arifin Opick d'Masiv @mamangsuryadi Mamang Suryadi

Sejarah Singkat Maulid
Nabi Muhammad SAW






Maulid Nabi sebagai sebuah perayaan, tidak pernah terjadi di masa Rasulullah saw, juga tidak terjadi di masa al-Khulafaur Rasyidin ra, generasi tabi’in dan generasi tabi’it tabi’in rh. Menurut catatan sejarah, Maulid Nabi Muhammad saw sebagai sebuah perayaan baru muncul pada abad ke-4 H, tepatnya pada tahun 362 H oleh al-Muiz lidinillah al-Fathimi di Kairo, Mesir.

Al-Muiz lidinillah al-Fathimi adalah seorang Isma’il bathini yang mengikuti paham kebatinan dari aliran Ismailiyah, sehingga ia keluar dari dinul Islam. Kelompok Ismailiyah ini memisahkan Mesir dari Khilafah Abbasiyah yang saat itu berpusat di Baghdad dan mendirikan sebuah negara di Mesir yang bercorak kebatinan. Dari kelompok Ismailiyah inilah muncul perayaan hari raya al-Ghadir yag merupakan hari raya Syi’ah, hari raya Nairuz yang merupakan hari raya Persia, hari raya al-Khamis (Paskah) yang merupakan hari raya Nasrani, hari raya kelahiran Ali bin Abi Thalib, hari maulid al-Hasan, al-Husain, Maulid Fathimah, Maulid Khalifah al-Qaim bi Amrillah, dan hari raya tahun baru Hijriyah, juga hari raya Maulid Nabi saw yang mereka jadikan salah satu hari raya di antara hari raya-hari raya kaum muslimin.

Nah inilah yang menjadi pangkal kontroversi di kalangan para ulama, apakah Maulid Nabi merupakan bagian dari syariat Islam atau tidak, sesuatu yang boleh dikerjakan atau tidak.
Namun demikian para ulama, baik yang pro maupun kontra, semoga Allah merahmati mereka semua, bersepakat bahwa Maulid Nabi boleh dijadikan sebagai sarana atau moment untuk mengungkapkan kecintaan kita kepada Rasulullah saw, untuk menampakkan rasa syukur kita kepada Allah atas karunia yang diberikan kepada umat manusia dengan kelahiran baginda Rasulullah saw, atau memanfaatkan peringatan Maulid Nabi sebagai moment untuk mengadakan kajian dan ceramah-ceramah di berbagai penjuru dunia Islam  dengan maksud mengingatkan kaum muslimin terhadap sirah Rasulullah saw, mengingatkan mereka kepada agama dan sejarah mereka, serta warisan mereka yang agung. Untuk hal-hal semacam inilah para ulama bersepakat mengadakan peringatan Maulid Nabi hukumnya mubah alias boleh.

Sumber : mediaislamnet







Masiv Web Ust Arifin Opick d'Masiv @mamangsuryadi Mamang Suryadi


Detik - detik Kepergian
RASULULLAH SAW
Meninggalkan Dunia







Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan khutbah singkatnya, “Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah SWT dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepadaNya. Kuwariskan dua hal pada kalian, Sunnah dan Al Qur’an. Barang siapa mencintai sunnahku, berarti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk surga bersama aku.”




Pandangan mata Rasulullah yang teduh menat...ap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan napas dan tangisnya. Ustman menghela napas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba.

“Rasulullah akan meninggalkan kita semua,” desah hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu, hampir usai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap menangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar.

Saat itu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu, kalau bisa. Matahari kian tinggi, tapi pintu Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. “Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, “Maafkanlah, ayahku sedang demam,” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.

Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?”. “Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,”tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah kebahagiaan demi kebahagiaan wajah anaknya itu hendak dikenang.

“Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. dialah malaikatul maut,” kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakan tangisnya.

Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut bersama menyertainya. Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. ” Jibril, jelaskan apa hakku nanti dihadapan Allah?” Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. “Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti rohmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu,” kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.

“Engkau tidak senang mendengar kabar ini?” tanya Jibril lagi. “Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?” “Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku : Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya,” kata Jibril. detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. “Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini.”

Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.

“Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?” Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.

“Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal,” kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi. “Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku”. Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.

Subhanallah,…. begitu besarnya rasa cinta dan sayang Rasulullah terhadap umatnya, sampai-sampai disaat ajal menjemput, beliau masih memikirkan umatnya. beliau menanggung rasa sakitnya sakratul maut untuk umatnya.

Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali mendekatkan telinganya.”Uushiikum bis-shalaati, wamaa malakat aimaanukum – peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.” di luar, pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. “Ummatii, ummatii, ummatiii!” – “Umatku, umatku, umatku“

Maha Suci Allah…Segala sesuatu terjadi atas kehendakNya. Tiada kekuatan kecuali dengan izinNya. Shalawat dan Salam tercurah kepada Baginda Nabi Agung Al Habiballah Sayyidina Muhammad Shallallahu alaihi wa aalihi wassalam. Aamiin…




Masiv Web Ust Arifin Opick d'Masiv @mamangsuryadi Mamang Suryadi


Ka'bah Sebagai Pusat Bumi





.... .... ....
Prof. Hussain Kamel, menemukan suatu fakta mengejutkan bahawa Mekah adalah pusat bumi. Pada mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat di kota-kota besar di dunia.
Untuk tujuan itu, ia menarik garis-garis pada peta, dan setelah itu ia mengamati dengan saksama posisi ketujuh benua terhadap Mekah dan jarak masing-masing.
Ia memulai untuk menggambar garis-garis sejajar hanya utk memudahkan projek garis bujur dan garis lintang. Ia kagum dengan apa yang ditemukan, bahawa Mekah merupakan pusat bumi atau dunia. (Majalah al-Arabiyyah, edisi 237, Ogos, 1978).
Ka’bah sebagai pusat bumi : Perhatikanlah arah panah dari setiap arah penjuru di bumi, semua Ummat Islam melakukan Ibadah dgn mengarah pada satu Pusat (Kiblat) yaitu ke Ka’bah, baik pada saat melakukan shalat maupun saat menunaikan salah satu rukun berhaji, yaitu Tawaf. Hal ini sama seperti pergerakan Bumi dan planet-planet lainnya yang berpusat pada Matahari, atau sama seperti pergerakan Matahari dan bintang-bintang yang berpusat pada satu titik sehingga membentuk satu kelompok atau kumpulan bintang-bintang atau yang disebut dengan Galaksi.Setiap arah Rotasi dari bintang-bintang, Planet-planet dan benda lainnya dalam galaksi-galaksi tersebut membentuk lingkaran/ mengelilingi suatu pusat dengan arah berlawanan dengan arah jarum jam, sesuai dengan Hukum/ aturan dalam melakukan Tawaf dalam salah satu Ritual Haji.
Gambar-gambar satelit yang muncul kemudian pada tahun 90-an menekankan hasil dan natijah yang sama, ketika kajian-kajian lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan.
Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahawa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama masa geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan itu terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke arah Makkah.
Berdasarkan kajian di atas, bahwa Mekah berada pada tengah-tengah bumi (pusat dunia), maka benar-benar diyakini bahwa Kota Suci Mekah, bukan Greenwich, yang seharusnya dijadikan rujukan waktu dunia.
Hal ini akan mengakhiri kontroversi yang timbul pada empat dekade yang lalu oleh kalangan Barat.
Ada banyak perdebatan ilmiah untuk membuktikan bahwa Mekah merupakan wilayah kosong bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut. Jika waktu Mekah diterapkan, maka mudah bagi setiap orang mengetahui waktu shalat.

Sumber : uniktapifakta





Masiv Web Ust Arifin Opick d'Masiv @mamangsuryadi Mamang Suryadi

Khutbah(1 gereja memeluk islam)







Semoga Bermafaat



Masiv Web Ust Arifin Opick d'Masiv @mamangsuryadi Mamang Suryadi

Jadwal Dakwah Ustadz Ku

  
       
      






Anda akan dialihkan

Dalam Detik








   
    
Jadwal Dakwah Bulan Maret 2015
K.H Muhammad Arifin Ilham ( Ustadz Arifin ) 

>>> Klik Disini <<<

  

====================================

Catatan Hikmah Facebook Ust.Arifin

> Klik Disini <


====================================

Fakta-fakta Unik tentang 
Islam, Indonesia dan Dunia


============================================


Kepengen Menghadiri 
Zikir Akbar di Masjid Az-Zikra,
tapi tidak tau jalan ke Masjid Az-Zikra ???
Untuk melihat Peta Rute Lokasi 
Masjid Az-Zikra Sentul Bogor 
>>> KLIK DISINI <<<


==========================================================













.





.






Jadwal Dakwah : K.H Abdullah Gymnastiar (Aagym) dan Daarut Tauhiid Jakarta

* Jadwal Bulan Januari 2015

- Selasa, 3 Februari 2015 jam 09.30 ~ 12.00 WIB
Kajian Al-Hikam di Masjid ALatief Pasaraya BlokM Lantai5 Jakarta Selatan bersama AAGYM  

- Minggu, 8 Februari 2015 jam 09.00 - 12.00 WIB 
 di Masjid ISTIQLAL Jakarta, acara Kajian Tauhiid Bersama AAGYM 




KLIK Jadwal Selengkapnya
Jadwal bisa berubah-ubah sewaktu waktu,
Untuk jadwal lengkapnya klik
Twitter : @aagym


============================================



Jadwal Dakwah : Ustadz Yusuf Mansur




- Minggu, 22 Februari 2015 jam 07.00 - 12.00 WIB di Masjid Istiqlal Jakarta
- Minggu, 22 Maret 2015 jam 07.00 - 12.00 WIB di Masjid Istiqlal Jakarta




Jadwal bisa berubah-ubah sewaktu waktu,
 Untuk jadwal lengkapnya klik
Twitter : @Yusuf_Mansur


============================================



====================================

Untuk melihat Jadwal Update setiap hari dakwah Ustadz Arifin, Aagym, YM, bisa lihat di Twitter yang disebelah kanan di bawah ChatBox
Semoga bermanfaat
Maaf jika informasinya salah yaa











Masiv Web Ust Arifin Opick d'Masiv @mamangsuryadi Mamang Suryadi

Comments





======================================================================

Copyright © 2010 - 2015 | Design by @mamangsuryadi